Wednesday, 15 June 2016

Belajar Membuat dan Menjahit Tas

Sebenarnya dari garis keturunan ibu semuanya pintar menjahit baik baju, tas, dll.  Nenek, Kakek dan semua anaknya termasuk ibu semua pintar menjahit secara otodidak. Sayangnya semua cucunya tidak ada yang bisa menjahit, mungkin faktor pergeseran nilai juga bahwa anak perempuan lebih penting fokus sekolah drpd belajar menjahit. Hehehhe




Belakangan ini saya perhatikan salah satu teman kuliah saya jadi pintar menjahit tas, hmm sebenernya agak kaget juga krn yg saya ingat dia itu agak tomboy :) hehehehe 
Sedangkan kan menjahit identik dengan kefeminiman wanita eh engga juga sih kan kakek dan om saya bisa menjahit. Oiya nama teman saya itu Andretha dan biasa dipanggil Retha.

Setiap lihat postingannya dan ada juga bbrp teman yang bisa menjahit tambah bikin mupeng. Tidak menyianyiakan waktu saat di Jakarta saya minta belajar membuat dan menjahit tas dan ternyata dikabulkan ... Yeayyyyyyyy....

Sempat mundur sehari rencana waktu belajarnya, sampai akhirnya diputuskan hari ini jam 10.00 WIB. Saking semangatnya saya bertekad utk tidak tertidur setelah shalat shubuh agar bisa bersiap lebih awal, maklum harus urus 3 anak dulu di pagi hari. Tapi saat jam 7.30 saya ketiduran dan bangun pukul 9.30 ....Gawatttt... Telattttttt..... Dan karena saya tidak ingin merepotkan orang rumah saya ajak 3H semua tapi ternyata ini malah merepotkan orang di rumah Retha :p hehehe

Setelah ini itu ini itu akhirnya saya sampai di rumahnya pada pukul 12.00 WIB. Retha bilang belajar menjahit itu butuh waktu seharian jadi agak ragu saya bisa menyelesaikannya apalagi saya membawa 3 anak-anak. 

Saat dimulai saya terkesima dengan mesin jahitnya karena ternyata serba otomatis, beda dengan bayangan saya selama ini krn ibu di rumah memakai mesin jahit jadul yg serba manual. 

Ahhhh rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama...

Ini mereka sedang menggambar dengan duduk di atas emsin jahit koleksi Retha (semogaa gak ada yg rusak ya Allah #doakhusyu)


Kehebohan pun dimulai , Haura dan Hanif yang bosan mencari kegiatan Hasya yg selalu ingin mengexplore tempat baru. Retha yang harusnya hanya mengajari saya bertambah jobdescnya dengan mengawasi anak-anak saat saya menjahit. Yang ingin menggambar, yang ingin duduk di tempat yg sama, berebut spidol bahkan menumpahkan satu toples kue kering ...... Benerbener tornadoooo dahhh ....

Di tengah kegiatan menjahit hasya yang minta nenen, akhirnya menjahit sambil menyusui. Atau ketika menjahit Hasya minta makan dan disuapi, atau segala macam tetek bengeknya.

Setelah dengan keriweuhan 3H dan waktu shalat akhirnya selama 4 jam selesai. #jogedddd

cakep kannnnn? 


Rasanya amaziiiiiing banget ....

Kayanya bakal ketagihan nih jahit menjahit dengan catatan mesin jahitnya kaya yg punya retha ...hahaha

Yang mau belajar bisa hubungi Andretha Helmina (nama fb nya) , kebetulan Retha sering ngadain workshop juga lohhh...

Disempetin foto sama master crafter :-)


Sukses ya Reth, semoga pahala dari ilmu yg bermanfaat ini terus mengalir yaaa...

ini salah satu workshopnya, yang penasaran jadwal lainnya bisa.langsung hubungi Andretha ya...







No comments:

Post a Comment