Sunday, 15 May 2016

Biduk biduk surga tersembunyi di Kalimantan Timur

Kami mungkin adalah salah satu keluarga yang beruntung bertempat tinggal di salah satu titik 'surga tersembunyi' Indonesia. Awalnya bertempat tinggal di Berau merupakan salah satu episode hidup yang berat, terbiasa hidup di kota besar dengan segala fasilitas yang ada tiba-tiba harus menerima kenyataan harus tinggal di sebuah Kabupaten yang jauh dari 'gemerlapnya' kota.
Pernah dengar peribahasa "when life gives you lemon, make lemonade" nah itulah yg saya lakukan. Berdamai dengan diri, berdamai dengan lingkungan dan berusaha bahagia tanpa syarat.





Dan sekarang kami merasa menjadi salah satu keluarga yang beruntung dan bahagia dari sekian banyak keluarga di Berau. Ternyata kami tinggal di salah satu spot "surga tersembunyi" Indonesia.
Anak-anak bermain dengan bebas dengan alam tidak dengan bangunan besar bernama mall.

Derawan?  Saat ini siapa sih yang tidak tahu Kepulauan Derawan, salah satu destinasi laut dan pantai terbaik di Indonesia.

Tapi Berau itu ternyata tidak hanya memiliki surga bernama Derawan, di ujung pesisir Berau ada daerah bernama Biduk-Biduk yang terkenal dengan Danau Labuan Cermin nya.

Lalu apa sih keistimewaan Danau ini? Danau ini biasa disebut juga Danau dua rasa, di bagian bawah Danau memilki air asin sedangkan bagian atas tawar. Jika dilihat di bagian dalam Danau seperti ada lapisan yang memisahkan air tersebut, belum lagi airnya yang sangat bening seperti kaca dan memantulkan bayangan benda di atasnya. Mungkin inilah yang membuat Danau  ini dinamalan Danau Labuan Cermin.

Biduk-biduk tidak hanya memiliki Labuan Cermin, sepanjang jalan ada Pantai Harapan dan di ujung pantai ada Teluk Sulaiman. Dari Teluk Sulaiman  kita bisa berjalan-jalan ke beberapa Pulau yang ada di sekitarnya. Pulau Kaniungan Besar, Pulau Kaniungan kecil, Teluk Sumbang dan Air Terjun Bidadari.

Ini adalah ketiga kalinya kami melakukan perjalanan ke biduk-biduk.
Pertama saat tahun 2013 lalu 2014 yg saat itu saya sedang hamil 8 bulan.
Biasanya kami selalu menunggu long weekend jika ingin pergi ke sini mengingat perjalanan yang harus dilalui selama 5-6 jam. Kebetulan kali ini beberapa teman suami di kantor papap ingin berlibur ke biduk-biduk dan kami mencoba pergi di malam hari. Karena ada teman maka kami berani mencoba melakukan perjalanan darat pada malam hari.

Ittenerary
Jumat
20.00  Berangkat
02.00. sampai Biduk-biduk

Sabtu
08.00 Berkeliling Pulau Kaniungan Besar dan kecil
14.00 Menuju Labuan Cermin
17.00 pulang ke penginapan

Minggu
07.00 Bermain di pantai Harapan
10.00 Pulang menuju Tanjung Redeb

Untuk penginapan saya rekomendasikan Miranti,  karena bersih dan berada di pinggir pantai. AC hanya 200rb/malam sudah include breakfast,  sedangkan yang non AC 100rb/malam.

Untuk sewa longboat kapasitas 20orang mengitari Pulau 700rb, oiya Jangan lupa makan siang di Kaniungan Besar masakannya enak dan murah.

Sewa perahu menyebrang Labuan Cermin 100rb/perahu dengan kapasitas 20orang.

Harga makanan disini juga standar saja bahkan beberapa lebih murah dari harga di Tanjung Redeb tidak seperti tempat wisata lain yang Kadang memberikan jebakan batman jika berjualan.

Recomended!!!!

Jangan ngaku traveler deh kalau belum pernah ke ujungnya Berau satu ini :)

Oiya kalau ada yang mau ke Berau, kami dengan senang hati berbagi info lengkap dan jelasnya. Jika waktunya tepat InsyaAllah kami akan temani seperti beberapa sahabat Yang sengaja datang ke Berau...

Let's explore the world together












No comments:

Post a Comment