Thursday, 31 December 2015

Cara naik pesawat terbang pertama kali

Apa sih yang terbayang pertama kali rasanya naik pesawat terbang? Kalau Saya dulu Kira rasanya tidak akan terasa apa-apa karena dalam bayangan saya saat itu di atas kan tidak ada jalan berlubang.

Saya pertama naik pesawat terbang Air Asia di tahun 2003, pada saat itu orang-orang masih memandang sebelah mata maskapai ini. Bahkan ada yang menyebutkan 'seperti naik bis' karena Air Asia mengusung Low Cost Carrier duh apa sih tuh nanti ceritanya di lain waktu yaa.



Nah kembali ke tema jadi bagaimana nih Cara naik pesawat terbang pertama kali? Mengapa kita harus paham caranya karena menaiki burung besi yang satu ini berbeda dengan naik transportasi umum lainnya (bis, kapal laut, kereta api, dll).



  1. Membeli tiket pesawat. Tiket pesawat sebaiknya dibeli dari jauh hari karena biasanya semakin dekat dengan tanggal keberangkatan harga tiket akan semakin mahal. Tiket dapat dibeli di travel agent yang ada atau bisa memesan secara online melalui maskapai penerbangannya langsung atau melalui travel agent online. Jangan lupa untuk mencetak tiket saat akan pergi.  
  2. Datang ke bandara minimal 2 jam sebelum waktu keberangkatan. Berbeda dengan naik transportasi umum lainnya sebelum naik ke dalam pesawat proses naik pesawat ini lumayan panjang dan tidak ada ceritanya pesawat menunggu penumpang, jika waktunya mepet resiko tertinggal pesawat besar. Saya selalu ingat pesan Bapak Saya "Teh, lebih baik nunggu di Bandara daripada telat".  Jangan lupa Siapkan tiket yang sudah dicetak saat akan masuk ke dalam bandara karena biasanya petugas keamanan akan memeriksa tiket tersebut.
  3. Pemeriksaan keamanan. Di Bandara Pemeriksaan keamanan biasanya dilakukan dua kali. Saat masuk ke dalam bandara dan ketika masuk ke dalam ruang tunggu. Kita akan melewati metal detector, benda logam yang menempel di badan harus dilepaskan seperti jam tangan, sabuk, handphone dll. Jangan membawa barang yang berbahaya ke dalam pesawat 
  4. Check in. Ketika masuk ke dalam bandara cari loket yang sesuai dengan maskapai yang akan dinaiki. Siapkan tanda pengenal dan tiket yang sudah dicetak. Barang bawaan juga akan ditimbang jika melebihi kuota maka bersiaplah untuk membayar kelebihannya. Setiap maskapai kebijakan berbeda untuk kuota ada yang 15-20kg untuk penerbangan domestik,  25-30kg untuk penerbangan internasional. Tetapi ada juga maskapai yang memberlakukan berat bagasi sesuai yang kita pilih biasanya pada penerbangan low cost carrier. Saat check in akan mendapatkan boarding pass sebagai tanda masuk ke dalam pesawat beserta nomlr tempat duduk dan bukti nomor bagasi simpan dengan baik. Setelahnya akan diminta untuk membayar airport tax sesuai tarif yang berlaku. Beberapa maskapai tidak memberlakukan sistem jnj karena pajak sudah dimasukkan ke dalam harga tiket saat membelinya. 
  5. Imigrasi (bagi yang melakukan perjalanan ke luar negeri). Data paspor akan dicek oleh petugas Imigrasi melalui scan atau lembar data paspor biometrik digesek. Petugas akan mencocokan foto paspor dan wajah lalu selanjutnya paspor akan dicap stempel keberangkatan
  6. Boarding. Perhatikan boarding pass yang didapat setelah check in, disana tertera gate tempat kita menunggu. Jangan lupa perhatikan jam boarding dan jam keberangkatan. Jika sudah kita tinggal menunggu di dalam gate sampai dipersilahkan masuk ke dalam pesawat oleh petugas maskapai
  7. Duduk di dalam pesawat. Petugas akan memanggil penumpang ke dalam pesawat, untuk penumpang bisnis dan prioritas  (ibu hamil, bayi) biasanya dipersilakan terlebih dahulu. Di dalam boarding pass tertera no kursi pesawat jika kesulitan mencari bisa meminta tolong awak kabin untuk menunjukkan kursi. Barang-barang bisa disimpan di dalam bagasi kabin atau di bawah dekat kaki. Sesaat sebelum terbang awak kabin akan memperagakan petunjuk keselamatan penerbang. Biasakan untuk langsung memakai sabuk pengaman dan matikan ponsel
  8. Jangan lupa berdoa yaaaa... Selanjutnya nikmati penerbangan pertama :) 

Lets fun explore the world togethe

No comments:

Post a Comment